Senin, 23 Mei 2011

tentang SQL

SQL (yang biasa dibaca sequel) merupakan kependekan dari Structured Query Language yaitu bahasa yang dirancang khusus untuk komunikasi dengan database. Tidak seperti bahasa-bahasa lainnya (seperti bahasa C, basic, pascal atau bahasa pemprograman yang lain) Bahasa SQL sengaja di rancang untuk melakukan hal secara sederhana dan efisien untuk membaca dan menulis data dari suatu database.

SQL bukanlah bahasa kepemilikan yang digunakan oleh vendor database perorangan. Hampir semua database besar mendukung SQL, sehingga dengan mempelajari bahasa SQL, anda dapat berinteraksi dengan hampir seluruh database besar yang beredar seperti Ms. SQL server, Oracle, Ms. Access, atau MySQL. SQL mudah dipelajari, karena semua statement dibuat berdasarkan kata-kata dalam bahasa inggris yang umum.

Sejarah SQL:

• Dikembangkan oleh IBM (system R) pada tahun 1970-an
• Memerlukan suatu “standarisasi” karena SQL digunakan oleh banyak vendors
• Standards:
– SQL-86 (standar pertama)
– SQL-89 (revisi kecil-kecilan / minor revision)
– SQL-92 (revisi besar-besaran / major revision)
– SQL-99 (perluasan besar-besaran / major extensions, standar terkini)

Kapabilitas SQL:

• Data Manipulation Language (DML): Subset SQL yang dapat diguna-kan utk menspesifikasikan queries dan utk menyisipkan (insert), menghapus (delete), dan memodifikasi (modify) baris-baris table

• Data Definition Language (DDL): Subset SQL utk mendukung pembuatan, penghapusan, dan modifikasi tables & views.
– Integrity Constraints (ICs) dapat didefinisikan pada tables pada saat suatu tabel dibuat atau nanti sesudahnya

• Triggers & Advanced ICs: Standar SQL/99 memberikan dukungan untuk triggers, yang merupakan tindakan-tindakan otomatis yang dijalankan oleh DBMS bilamana perubahan-perubahan pada database memenuhi kondisi yang dispesifikasikan dalam trigger



• Embedded & Dynamic SQL: Fitur-fitur embedded SQL memungkinkan SQL utk dipanggil dari suatu bahasa induk seperti C atau Java. Sedang fitur-fitur dynamic SQL memungkinkan sebuah query utk disusun (dijalankan) pada saat “run-time”


• Client-Server Execution & Remote Database Access: Perintah-perintah SQL untuk ini dapat digunakan mengendalikan bagaimana suatu program aplikasi client dapat dihubungkan ke sebuah SQLdatabase server, atau mengakses data dari sebuah database melalui jaringan

• Transaction Management: Berbagai perintah SQL memungkinkan seorang pengguna utk secara eksplisit mengendalikan aspek bgm sebuah transaksi harus dijalankan


• Security: SQL menyediakan mekanisme utk mengendalikan akses pengguna ke obyek database seperti tables & views

Tidak ada komentar:

Posting Komentar